INI BUKAN MIMPI....MARI BERGABUNG BERSAMA KAMI DAN RASAKAN NIKMATNYA


Your Ad Here

Senin, 27 Juli 2009

Ngentot Dengan Anak Kost


Kamu memang jago Jenny.. kataku dalam hati sambil tanganku mengusap rambutnya yang bergaya Demi More itu. Aku melihat ekspresi mukanya.. dengan mulutnya yang kembang-kempot.. memasuk dan keluarkan kontolku dari mulutnya.. ekspresi mukanya itu.. membuatku makin bernafsu..

Kulihat kontolku yang basah dan mengkilap oleh air liur Jenny. Uuuugghh..uuuggghh.. kurasakan kenikmatan yang makin lama makin memuncak... Aku 'gak sabar.. Mulai kumainkan kepala Jenny dengan tangaku.. kudorong kepalanya agar lebih cepat lagi mengisap kontolku.. Aaaagghhh.. aaaggghhh. Sampai akhirnya.. aku mencapai klimaks.. Kurasakan cairan menyemprot-nyemprot dari kontolku.. ketika air maniku keluar, Jenny menghentikan gerakan kepalanya, dan mulai tangannya mengocok-ngocok kontolku.. Oooohhhgg.. nikmaat sekaleeeeeehh..

Kenikmatan yang berbeda sekali.. menyetrum seluruh otot-otot tubuhku.. Ahhhh.. kemudian kontolku lemess.. aku jatuhkan tubuhku ke kasur ... Jenny masih mengusap-usap kontolku.. "Gimana nek..endang (enak) ??", tanyanya . "Endang..", jawabku lemes sambil mengatur nafasku yang tadi memburu..

"Entar ya Nek.. Jenny buatin susu jahe anget.. biar kamu segerr..", katanya sambil berdiri. Setelah minum, aku merasakan tenagaku kembali menguat. Tiba-tiba Jenny menarikku untuk berdiri, dan memelukku. Aku pun balas memeluknya. Tubuhnya empuk dan hangat.. Apalagi di bagian perutku, kurasakan buah dadanya (34) menghimpit erat. Kemudian, aku usap rambutnya dengan lembut dan aku cium. Rambutnya wangi. Apalagi aroma tubuhnya.. membuat kontolku yang terhimpit perut si Jenny,tegang kembali.. Kemudian aku kendorkan pelukanku, dan ia menyuruhku melepas seluruh pakaianku. Kini aku telanjang bulat, tidur di atas kasur.

Kulihat Jenny pun mulai melepaskan pakaiannya secara perlahan. Wooops.. nafsuku bangkit lagi.. bahkan sekarang makin meletup-letup, ketika kulihat tubuh yang putih bersih itu tanpa benang satupun melekat, kuakui walaupun tubuhnya cendrung mungil (160), tapi aduhai sekaleeeh... toket yang putih bulat dengan puting berwarna coklat kemerah-merahan, tampak lezat sekali.. pinggang yang ramping .. pinggul yang bahenol.. dan tentu saja.. bulu-bulu hitam di selangkangannya yang dibentuk sedimikian rupa,sehingga berkesan rapi dan artistik..

Kemudian, mulai Jenny berbaring di sebelah tubuhku.. Kami pun cipo'an.. sambil aku mengusap-usap toketnya yang kenyal dan lembut itu.. tapi terus terang, aku masih merasa gugup, because, it was my first time ! Jenny pintar sekali memainkan bibirnya dan lidahnya.. aku sangat menikmati isapan-isapan bibirnya dan permainan lidahnya.. Kemudian dengan ganas, ia mencupang leherku.. kemudian turun ke dadaku.. dimain-mainkan lidahnya di putingku.. terasa geli-geli enak dan tubuhku terasa merinding.. kemudian ia mainkan lidahnya di perutku, pinggangku .. dan terus turun ke pahaku... terasa gelii sekali ketika lidahnya menyentuh perutku ... kelihatannya Jenny sudah pro sekali dalam membangkitkan birahi lawan jenisnya..

Kemudian, ia mengajariku gaya 69, apa yang harus aku lakukan terhadap memeknya dsb. dia terangkan dengan singkat.. Aku, yang sudah banyak jam terbangku dalam hal menonton bokep, langsung mengerti.. Ketika memeknya yang mungil itu dihadapkan ke arah tubuhku.. nafsuku langsung meletup-letup sampai ke ubun-ubun kepalaku, kucium aroma kenikmatan sorga dunia, kuendus-endus dan kunikmati bau memek yang baru pertama kali ini kurasakan dengan indra penciumanku, kemudian mulailah aku memainkan lidahku di klentitnya.. dan ia mengisap-isap kontolku... BERSAMBUNG... Lanjutan kisahnya silahkan klik di sini Bro!


Namaku Evita dan Suamiku Edo. Kami baru satu tahun melangsungkan perkawinan, tapi belum ada pertanda aku hamil. Sudah kucoba berdua periksa siapa yang mandul, tapi kata dokter semuanya subur dan baik-baik saja. Mungkin karena selama pacaran dulu kami sering ke Discotik, merokok dan sedikit mabuk. Itu kita lakukan setiap malam minggu selama tiga tahun, selama masa pacaran berlangsung.

Suamiku seorang sales yang hampir dua hari sekali pasti ke luar kota, bahkan kadang satu minggu di luar kota, karena rasa kasihannya terhadapku, maka dia berniat untuk menyekat rumahku untuk membuka tempat kost agar aku tidak merasa sendirian di rumah.

Mula-mula empat kamar tersebut kami kost-kan untuk cewek-cewek, ada yang mahasiswa ada pula yang karyawati. Aku sangat senang ada teman untuk ngobrol-ngobrol. Setiap suamiku pulang dari luar kota, pasti dibawakan oleh-oleh agar mereka tetap senang tinggal di rumah kami. Tetapi lama-kelamaan aku merasa makin tambah bising, setiap hari ada yang apel sampai larut malam, apalagi malam minggu, aduh bising sekali bahkan aku semakin iri pada mereka untuk kumpul bersama-sama satu keluarga. Begitu suamiku datang dari luar kota, aku menceritakan hal-hal yang tiap hari kualami, akhirnya kita putuskan untuk membubarkan tempat kost tersebut dengan alasan rumah mau kita jual. Akhirnya mereka pun pada pamitan pindah kost.

0 komentar:

Poskan Komentar



Maw chatting?? Silahkan aja, gratis koq...:-)



Yihui.... pengunjung blog ini sudah
dreamweaver tracker orang Bro...!

Wow, ada
Orang lagi horny!